Home Wawasan Blog 5 Cara Jitu Turunkan Biaya Operasional Kendaraan

5 Cara Jitu Turunkan Biaya Operasional Kendaraan

PUBLISHED

READING TIME

5_Cara_Jitu_Turunkan_Biaya_Operasional_Kendaraan
Poin penting:
  1. Pantau dan kurangi idle berlebihan dengan notifikasi real-time karena setiap jam idle membakar BBM tanpa produktivitas
  2. Terapkan preventive maintenance berbasis data untuk cegah kerusakan mendadak yang jauh lebih mahal diperbaiki
  3. Latih pengemudi dengan data skor mengemudi untuk kurangi pemborosan BBM akibat perilaku berkendara yang tidak efisien

Biaya operasional kendaraan yang tinggi seringkali menjadi problem utama bagi manajer armada, terlebih jika tidak mengetahui pasti sumber permasalahannya. GPS tracker dapat membantu Anda melacak aktivitas dan penggunaan kendaraan penyebab tingginya biaya operasional. Jika Anda mengetahui penyebabnya, maka Anda dapat mengambil tindakan dan kebijakan yang tepat untuk efisiensi biaya. Bagaimana cara GPS tracker membantu

Anda turunkan biaya operasional kendaraan? Simak 5 poin berikut ini!

1. Pemantauan efisiensi bahan bakar

Karena bahan bakar merupakan salah satu pengeluaran utama dalam operasional kendaraan, Anda perlu memantau seberapa efisien penggunaannya. Efisien atau tidaknya dapat dilihat dari konsumsi bahan bakar, jarak tempuh, dan durasi operasional, kemudian bandingkan antarkendaraan sejenis. Pemantauan ini membantu Anda menemukan kendaraan yang boros bensin dan mengambil keputusan tepat untuk memperbaiki produktivitasnya.

2. Perencanaan rute

Jika kendaraan Anda sering bepergian dari titik awal dan akhir yang sama, Anda mungkin telah mencoba beberapa alternatif rute. Dari riwayat perjalanan tersebut, Anda dapat mengukur dan menetapkan rute mana yang lebih efisien pada jam-jam yang biasa Anda lalui dari segi jarak tempuh, durasi, dan konsumsi bahan bakar. Dengan rute lebih efisien, biaya operasional dari segi bahan bakar menurun, kuantitas pengiriman pun dapat lebih banyak.

3. Pemantauan perilaku berkendara

Perilaku mengemudi yang agresif, seperti mengebut, mengerem mendadak, menikung tajam, dan lain-lain meningkatkan risiko kendaraan cepat aus hingga kecelakaan. Manajemen perilaku mengemudi akan menurunkan biaya perawatan dan perbaikan kendaraan, mencegah cedera dan kematian, meningkatkan efisiensi bahan bakar, dan mengurangi premi asuransi.

Tumpukan uang Rupiah dan struk belanja untuk menghitung biaya operasional kendaraan agar lebih efisien.

4. Pemantauan idling

Penurunan biaya operasional kendaraan lainnya juga didapat dari mengurangi kebiasaan idling, yakni menyalakan mesin namun kendaraan tidak berjalan. Status kendaraan dinyatakan idling jika mesin telah menyala selama minimal 15 menit. Idling ini dilakukan misalnya ketika sopir menunggu di dalam mobil dengan menyalakan AC atau radio. Mengurangi kebiasaan ini akan menurunkan biaya operasional dari konsumsi bahan bakar dan freon yang tidak efektif.

5. Manajemen pemeliharaan kendaraan

Pemeliharaan reguler dapat memperpanjang usia kendaraan sehingga mengurangi biaya operasional dan penyusutan aset. Karena itulah diperlukan manajemen pemeliharaan kendaraan, yang memungkinkan Anda untuk memprediksi waktu dan biaya perawatan, serta memperhitungkan penggantian suku cadang dan kendaraan yang telah usang. Gunakan pengingat jadwal agar tidak ada jadwal pemeliharaan terlewatkan serta mengurangi perbaikan di pinggir jalan yang membuat perjalanan kurang efektif.

Tahukah Anda jika semua fungsi ini dapat dilakukan oleh Cartrack GPS Tracker? Pilih paket Fleet Plus dari Cartrack sebagai solusi jitu turunkan biaya operasional kendaraan Anda, yang mencakup kelima fungsi di atas. Dapatkan DEMO GRATIS-nya untuk mengetahui bagaimana Cartrack dapat memberikan solusi efisiensi bagi Anda!

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Table of Contents

Diskusikan kebutuhan armada Anda dengan spesialis kami

Blog Content Form

Jangan ketinggalan update terbaru

Dapatkan artikel dan insight langsung ke email Anda.

Signup Newsletter

"* " menunjukkan ruas yang wajib diisi