Home Wawasan Blog Harga BBM Terbaru Hari Ini Oktober 2026: Pertamina Tahan Harga, Diesel Masih di Harga Sama

Harga BBM Terbaru Hari Ini Oktober 2026: Pertamina Tahan Harga, Diesel Masih di Harga Sama

PUBLISHED

READING TIME

harga bbm
Poin penting:
  1. Harga BBM Pertamina per Oktober 2026 tidak mengalami perubahan dan masih mengacu pada penyesuaian 2 September 2026, sementara BBM subsidi dipastikan tidak naik hingga akhir tahun.
  2. Meski tidak naik lagi, harga diesel non-subsidi bertahan di level tertinggi sepanjang 2026, sehingga beban biaya armada yang melonjak sejak September belum turun sama sekali.
  3. Dengan harga yang sudah terlanjur tinggi, efisiensi konsumsi menjadi satu-satunya variabel yang masih bisa dikendalikan perusahaan untuk menekan biaya operasional.
Memasuki bulan Oktober 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia bergerak stabil tanpa mengalami penyesuaian dari bulan sebelumnya. Setelah kenaikan yang signifikan pada awal bulan September lalu, penyedia BBM di dalam negeri memilih untuk menahan kenaikan tarif untuk saat ini. Kementerian ESDM telah membuat pernyataan bahwa BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun, tetapi kenaikan BBM non-subsidi bukan tidak mungkin terjadi. 

Harga yang stagnan ini tentunya dapat memberi kelegaan sementara bagi pengelola bisnis armada, mengingat pengeluaran operasional bulan sebelumnya yang mengalami lonjakan. Pertamina Dex dan Dexlite masing-masing bertahan di angka Rp25.200 dan Rp23.700 per liter. Begitu pula dengan lini Pertamax Series serta BBM subsidi Pertalite (Rp10.000) dan Biosolar (Rp6.800) yang tidak mengalami perubahan harga per 1 Oktober 2026. 

Berikut tabel daftar harga BBM terbaru Pertamina wilayah DKI Jakarta (JABODETABEK) per Oktober 2026, lengkap dengan perbandingannya terhadap periode bulan sebelumnya:

Jenis BBM Juli 2026 Agustus 2026 September 2026 Oktober 2026 Pergerakan (Sep vs Okt)
Pertalite (RON 90) Rp10.000 Rp10.000 Rp10.000 Rp10.000 Tetap
Solar Subsidi Rp6.800 Rp6.800 Rp6.800 Rp6.800 Tetap
Pertamax (RON 92) Rp16.250 Rp15.950 Rp15.950 Rp15.950 Tetap
Pertamax Green 95 (RON 95) Rp17.000 Rp16.600 Rp19.150 Rp19.150 Tetap
Pertamax Turbo (RON 98) Rp19.300 Rp18.300 Rp19.600 Rp19.600 Tetap
Dexlite (CN 51) Rp19.700 Rp19.700 Rp23.700 Rp23.700 Tetap
Pertamina Dex (CN 53) Rp21.150 Rp21.150 Rp25.200 Rp25.200 Tetap

*Harga berlaku untuk wilayah dengan PBBKB 5% seperti DKI Jakarta. Belum ada penyesuaian harga terbaru pada awal bulan Oktober 2026

 

lihat laporan bbm bahan bakar

 

Naik turunnya harga BBM dipengaruhi pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Penyesuaiannya diatur dalam Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang menetapkan formula harga dasar untuk BBM umum jenis bensin dan solar. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth Verieza Dumatubun menjelaskan harga BBM subsidi tidak berubah karena mengacu kebijakan pemerintah hingga akhir 2026, sementara penetapan harga nonsubsidi berdasarkan hasil evaluasi perusahaan yang sampai saat ini masih sama.

Artikel ini membahas perbandingan harga BBM dari Pertamina, Vivo, BP, dan Shell untuk Anda yang menggunakan bahan bakar untuk kebutuhan operasional perusahaan. Dengan mengetahui perbandingan ini Anda akan lebih mudah untuk menentukan harga bensin termurah, jenis oktan tertinggi, dan membandingkan harga solar.

 

Perubahan Harga Solar Non-Subsidi

Produk Diesel Juli 2026 Agustus 2026 September 2026 Oktober 2026 Pergerakan (Agu vs Sep)
Dexlite (CN 51) Rp19.700 Rp19.700 Rp23.700 Rp23.700 Tetap
Pertamina Dex (CN 53) Rp21.150 Rp21.150 Rp25.200 Rp25.200 Tetap
Shell V-Power Diesel Rp21.340 Rp21.910 Rp25.420 Rp25.420 Tetap
BP Ultimate Diesel Rp21.340 Rp21.910 Rp25.420 Rp25.420 Tetap
Primus Plus (Vivo) Rp21.340 Rp21.910 Rp25.420 Rp25.420 Tetap
Biosolar Subsidi Rp6.800 Rp6.800 Rp6.800 Rp6.800 Tetap

Seluruh diesel non-subsidi di SPBU swasta kini berada di harga yang sama, yaitu Rp25.420 per liter. Pertamina Dex menjadi sedikit lebih murah di Rp25.200, sedangkan Dexlite tetap menjadi pilihan diesel non-subsidi termurah di Rp23.700.
 

  • Harga Solar Fluktuatif, Berapa Perubahan Biaya Armada/Operasional Bulan Ini?

Kenaikan Rp4.000 per liter terlihat kecil di papan SPBU, tapi berubah jadi angka besar kalau dikalikan dengan konsumsi armada. Armada 20 unit, konsumsi 9.750 liter per bulan, kenaikan Dexlite saja menambah beban Rp39 juta per bulan atau hampir Rp468 juta per tahun, tanpa menambah jarak tempuh. Di situasi ini, satu-satunya variabel yang masih bisa armada kendalikan adalah seberapa efisien setiap liter terpakai.

Asumsi: armada 20 unit, 150 km/hari, 26 hari operasional, konsumsi 8 km/liter (9.750 liter per bulan), harga Dexlite Rp23.700.
 

Skenario Biaya Bulanan Selisih
Biaya Agustus (Dexlite Rp19.700) Rp192.075.000 —
Biaya September tanpa monitoring Rp231.075.000 Beban naik Rp39.000.000/bulan
Konsumsi turun 5% via monitoring Rp219.521.250 Hemat Rp11.553.750/bulan
Konsumsi turun 10% via monitoring* Rp207.967.500 Hemat Rp23.107.500/bulan

*Jika monitoring menggunakan fleet management Cartrack

 

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 2026

Harga bensin terbaru untuk jenis Pertamax dan Pertamax Green dari SPBU Pertamina berbeda untuk masing-masing wilayah di Indonesia. Pada penyesuaian Oktober 2026, harga seluruh jenis bensin Pertamax Series, mulai dari termasuk Pertamax 92, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo, dipastikan stabil dan tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya di wilayah yang tersedia. 

Wilayah  Pertamax (RON 92)  Pertamax Green 95 (RON 95)
Prov. Aceh Rp16.300 –
FTZ Sabang Rp14.950 –
Prov. Sumatera Utara Rp16.300 –
Prov. Sumatera Barat Rp16.650 –
Prov. Riau Rp16.650 –
Prov. Kepulauan Riau Rp16.650 –
FTZ Batam Rp15.150 –
Prov. Jambi Rp16.300 –
Prov. Bengkulu Rp16.300 –
Prov. Sumatera Selatan Rp16.300 –
Prov. Bangka-Belitung Rp16.300 –
Prov. Lampung Rp16.300 –
Prov. DKI Jakarta Rp15.950 Rp19.150
Prov. Banten Rp15.950 Rp19.150
Prov. Jawa Barat Rp15.950 Rp19.150
Prov. Jawa Tengah Rp15.950 Rp19.150
Prov. DI Yogyakarta Rp15.950 Rp19.150
Prov. Jawa Timur Rp15.950 Rp19.150
Prov. Bali Rp15.950 –
Prov. Nusa Tenggara Barat Rp15.950 –
Prov. Nusa Tenggara Timur Rp15.950 –
Prov. Kalimantan Barat Rp16.300 –
Prov. Kalimantan Tengah Rp16.300 –
Prov. Kalimantan Selatan Rp16.650 –
Prov. Kalimantan Timur Rp16.300 –
Prov. Kalimantan Utara Rp16.650 –
Prov. Sulawesi Utara Rp16.300 –
Prov. Gorontalo Rp16.300 –
Prov. Sulawesi Tengah Rp16.300 –
Prov. Sulawesi Tenggara Rp16.300 –
Prov. Sulawesi Selatan Rp16.300 –
Prov. Sulawesi Barat Rp16.300 –
Prov. Maluku Rp16.300 –
Prov. Maluku Utara Rp16.300 –
Prov. Papua Rp16.300 –
Prov. Papua Barat Rp16.300 –
Prov. Papua Selatan Rp16.300 –
Prov. Papua Pegunungan Rp16.300 –
Prov. Papua Tengah Rp16.300 –
Prov. Papua Barat Daya Rp16.300 –

*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu
*Pertamina mengarahkan masyarakat cek harga terkini 

 

Daftar Harga BBM Vivo Terbaru 2026

Harga bensin dan diesel pada SPBU Vivo terpantau stabil dan tidak mengalami penyesuaian pada awal Oktober 2026.  

Jenis BBM Harga per Liter
Revvo 92 (RON 92) Rp16.130
Revvo 95 (RON 95) Rp16.760
Primus Plus (Diesel) Rp25.420

*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu

 

Daftar Harga BBM BP Terbaru 2026

Sama dengan SPBU lainnya, BP-AKR juga tidak menaikkan tarif BBM per awal Oktober 2026 untuk bensin maupun diesel. 

Jenis BBM Harga per Liter
BP 92 (RON 92) Rp16.130
BP Ultimate (RON 95) Rp19.330
BP Ultimate Diesel Rp25.420

*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu

 

Daftar Harga BBM Shell Terbaru 2026

Hingga artikel ini diterbitkan, BBM yang tersedia di Shell hanya jenis Shell V-Power Diesel, sementara jenis lainnya masih belum tersedia.

Jenis BBM Harga per Liter
Shell Super (RON 92) Belum Tersedia
Shell V-Power (RON 95) Tidak tersedia
Shell V-Power Diesel Rp25.420

*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu

 

Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo

Bagi Anda yang menggunakan bahan bakar untuk kebutuhan operasional perusahaan, berikut adalah perbandingan penggunaan BBM dari Pertamina, Vivo, BP, dan Shell. Perbandingan ini akan memudahkan Anda untuk menentukan harga bensin termurah, jenis oktan tertinggi, hingga membandingkan harga solar. 

 

BBM Termurah untuk Kendaraan Operasional 

Berikut adalah perbandingan BBM termurah untuk kendaraan operasional perusahaan atau bisnis yang menggunakan jenis kendaraan yang sama dengan kendaraan pribadi. 

Kategori BBM Pertamina VIVO BP Shell SPBU Termurah
RON 90 (Pertalite / sederajat) Rp10.000 – – – Pertamina (Pertalite)
RON 92 (Pertamax / sederajat) Rp15.950 Rp16.130 Rp16.130 Tidak tersedia Pertamina (Pertamax)
RON 95 (Pertamax Green / sederajat) Rp19.150 Rp16.760 Rp19.330 Tidak tersedia VIVO (Revvo 95)

*Harga bisa saja berubah sewaktu-waktu
 

BBM dengan Oktan Tertinggi 

Angka oktan kendaraan memiliki pengaruh terhadap efisiensi bahan bakar maupun performa kendaraan. Berikut adalah harga jenis-jenis bensin berdasarkan tingkat oktan yang tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis kendaraan operasional Anda. 

Kualitas Oktan Operator SPBU Nama Produk Harga / Liter
RON 90 Pertamina Pertalite Rp10.000
RON 92 Pertamina Pertamax Rp15.950
  VIVO Revvo 92 Rp16.130
  BP BP 92 Rp16.130
RON 95 Pertamina Pertamax Green 95 Rp19.150
  VIVO Revvo 95 Rp16.760
  BP BP Ultimate Rp19.330
RON 98 Pertamina Pertamax Turbo Rp19.600

*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu

 

Perbandingan Harga Solar/Diesel

Berikut adalah daftar harga bbm terbaru untuk kendaraan diesel dari berbagai SPBU di Indonesia. 

Kualitas Diesel Operator SPBU Nama Produk Harga / Liter
CN 48 Pertamina Biosolar (Subsidi) Rp6.800
CN 51 Pertamina Dexlite Rp23.700
CN 53 Pertamina Pertamina Dex Rp25.200
  Shell Shell V-Power Diesel Rp25.420
  VIVO Primus Plus (Diesel Primus) Rp25.420
  BP BP Ultimate Diesel Rp25.420

*ketersedian dan harga bisa saja berubah sewaktu-waktu

 

Simulasi Biaya Solar Armada Operasional Perusahaan dengan Harga Terbaru Saat Ini

Perubahan harga solar pada September terlihat besar pada tabel, tapi dampaknya ke biaya operasional bulanan baru terasa ketika dihitung dalam skala armada. Berikut dua simulasi berdasarkan harga yang berlaku saat ini.

  • Simulasi Berdasarkan Jenis Solar

Asumsi: 20 unit, 150 km/hari, 26 hari operasional, konsumsi 8 km/liter
Total jarak bulanan: 78.000 km → kebutuhan solar: 9.750 liter/bulan

Jenis Solar Harga/Liter Biaya Bulanan (9.750 L) Biaya Tahunan Selisih vs Biosolar
Biosolar Subsidi (CN 48) Rp6.800 Rp66.300.000 Rp795.600.000 –
Dexlite (CN 51) Rp23.700 Rp231.075.000 Rp2.772.900.000 +Rp164.775.000
Pertamina Dex (CN 53) Rp25.200 Rp245.700.000 Rp2.948.400.000 +Rp179.400.000
Shell V-Power Diesel Rp25.420 Rp247.845.000 Rp2.974.140.000 +Rp181.545.000

*Simulasi biaya bahan bakar bulanan armada 20 unit berdasarkan harga solar September 2026.
*Biosolar dicantumkan sebagai pembanding harga, bukan rekomendasi operasional. Kendaraan operasional perusahaan umumnya tidak memenuhi kriteria penerima BBM subsidi.

  • Simulasi Berdasarkan Jenis Kendaraan

Asumsi: 150 km/hari, 26 hari operasional (3.900 km per bulan per unit).

Jenis Kendaraan Konsumsi Kebutuhan Solar/Bulan Biosolar (Rp6.800) Dexlite (Rp23.700) Pertamina Dex (Rp25.200)
Pickup (Grand Max, Hilux S-Cab) 12 km/L 325 L Rp2.210.000 Rp7.702.500 Rp8.190.000
Minibus operasional (Hiace) 10 km/L 390 L Rp2.652.000 Rp9.243.000 Rp9.828.000
Light truck (Elf, Traga) 8 km/L 488 L Rp3.318.400 Rp11.565.600 Rp12.297.600
Medium truck (Colt Diesel FE) 6 km/L 650 L Rp4.420.000 Rp15.405.000 Rp16.380.000
Truk besar (Fuso Fighter) 4 km/L 975 L Rp6.630.000 Rp23.107.500 Rp24.570.000

*Biosolar dicantumkan sebagai pembanding harga, bukan rekomendasi operasional. Kendaraan operasional perusahaan umumnya tidak memenuhi kriteria penerima BBM subsidi.

 

Biaya Isi Bensin Penuh (Full Tank) dengan Harga Pertamax Saat Ini

Berikut estimasi biaya isi full tank berdasarkan harga Pertamax Rp15.950 per liter di wilayah Jabodetabek maupun Jawa. Karena harga Pertamax tidak berubah pada penyesuaian September, estimasi biaya berikut masih sama seperti bulan lalu. Beberapa jenis kendaraan yang disebutkan di bawah juga umum digunakan sebagai kendaraan operasional perusahaan.
 

Biaya Full Tank Pertamax pada Kendaraan Roda Empat

Model Kendaraan Kapasitas Tangki Biaya Full Tank (Rp15.950/L)
Nissan Serena 60 L Rp957.000
Toyota Innova 55 L Rp877.250
Mitsubishi Xpander 45 L Rp717.750
Toyota Rush / Daihatsu Terios 45 L Rp717.750
Suzuki Ertiga 45 L Rp717.750
Suzuki XL7 45 L Rp717.750
Nissan Grand Livina 45 L Rp717.750
Toyota Avanza / Daihatsu Xenia 43 L Rp685.850
Honda Jazz 42 L Rp669.900
Toyota Yaris 42 L Rp669.900
Wuling Confero 42 L Rp669.900
Honda Mobilio 42 L Rp669.900
Hyundai Stargazer 40 L Rp638.000
Honda HR-V 40 L Rp638.000
Toyota Calya / Daihatsu Sigra 36 L Rp574.200
Honda Brio 35 L Rp558.250
Toyota Agya / Daihatsu Ayla 33 L Rp526.350

 

Biaya Full Tank Pertamax pada Kendaraan Roda Dua

Model Kendaraan Kapasitas Tangki Biaya Full Tank (Rp15.950/L)
Kawasaki Ninja 250 14 L Rp223.300
Yamaha Vixion 12 L Rp191.400
Honda PCX 160 8,1 L Rp129.195
Vespa Sprint 150 8 L Rp127.600
Yamaha NMAX 155 7,1 L Rp113.245
Honda Vario 125 5,5 L Rp87.725
Yamaha Aerox 155 5,5 L Rp87.725
Yamaha Fazzio 5,1 L Rp81.345
Honda BeAT 4,2 L Rp66.990
Honda Scoopy 4,2 L Rp66.990
Honda Genio 4,2 L Rp66.990
Yamaha Mio 4,2 L Rp66.990
Honda Supra X 125 4 L Rp63.800

 

Dampak Perubahan Harga BBM terhadap Biaya Operasional Perusahaan

Perubahan harga BBM akan sangat berpengaruh pada beberapa industri yang menggunakan armada kendaraan dalam operasionalnya, seperti: 

Lalu apa saja dampak perubahan harga bahan bakar minyak di indonesia untuk bisnis tersebut? Berikut penjelasannya 

 

1. Pembengkakan Biaya Armada

Kendaraan perusahaan seperti mobil dinas direksi, kendaraan operasional sales, hingga van/truk pengiriman akan mengalami lonjakan pengeluaran BBM. Misalnya satu light truck dengan konsumsi sekitar 488 liter per bulan, tagihan solarnya naik dari Rp9.613.600 pada Agustus menjadi Rp11.565.600 di September. Tambahan hampir Rp2 juta ini hanya berlaku untuk satu unit, tanpa ada penambahan jarak tempuh sama sekali.Angka ini akan semakin signifikan jika dikalikan dengan jumlah hari kerja dan jumlah armada yang beroperasi setiap harinya. 

 

2. Lonjakan Biaya Tunjangan dan Reimbursement

Lonjakan biaya juga akan terjadi jika perusahaan Anda menyediakan fasilitas berupa tunjangan transportasi atau fasilitas reimbursement bahan bakar. Sementara jika perusahaan memutuskan untuk tidak menaikkan tunjangan atau membatasi reimbursement, hal ini juga dapat memengaruhi produktivitas dan motivasi tim lapangan. 

 

3.Perubahan Drastis Tarif Dari Vendor Logistik 

Meskipun perusahaan Anda tidak memiliki armada logistik, dampaknya akan tetap dirasakan jika Anda menggunakan jasa pengiriman pihak ketiga. Dengan berubahnya harga BBM, pihak logistik akan sangat mungkin untuk memberlakukan fuel surcharge sehingga perusahaan Anda akan tetap terkena dampaknya. 

 

4. Biaya Pengadaan Barang (Procurement) Meningkat 

Efek lainnya yang juga akan terasa adalah dalam proses pengadaan barang untuk kebutuhan perusahaan. Vendor perusahaan seperti penyedia bahan baku, ATK, hingga maintenance akan menaikkan biaya produk atau jasa mereka. Oleh karena itu, perusahaan juga berpotensi mengalami peningkatan pengeluaran dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. 

 

5. Penurunan Margin Keuntungan

Dampak selanjutnya adalah dilema yang mungkin dihadapi perusahaan karena meningkatnya biaya operasional. Perusahaan akan dihadapkan dengan pilihan untuk mengurangi margin keuntungan atau meningkatkan harga penjualan yang tentunya membawa risiko kehilangan pelanggan. 

 

Tingkatkan Efisiensi BBM dengan Fuel Monitoring dari Cartrack 

Di tengah berubahnya harga bahan bakar minyak, menerapkan pemantauan penggunaannya adalah cara terbaik agar efisiensi tetap tercapai. Salah satu teknologi yang bisa Anda manfaatkan adalah sistem Fuel Monitoring dari Cartrack. 

Dilengkapi dengan sensor bahan bakar, GPS tracker, serta sistem manajemen biaya Mi-Fleet, Anda akan memiliki data akurat mengenai penggunaan BBM armada. Anda juga bisa mendapatkan pemberitahuan jika ada potensi penipuan atau pencurian bahan bakar. 

Diskusikan strategi pengelolaan armada operasional Anda dengan Cartrack sekarang, Hubungi kami dan dapatkan insight hingga penawaran menarik dari tim fleet expertise dan wujudkan perjalanan dan trip yang lebih tenang dengan isi form di samping atau klik tombol Whatsapp.

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Pertamax 1 liter berapa?

Harga 1 liter Pertamax (RON 92) di wilayah Jabodetabek adalah Rp15.950 per liter per Oktober 2026, tidak berubah dari harga September. Di provinsi dengan tarif PBBKB lebih tinggi seperti Sumatera Barat dan Riau, Pertamax dapat mencapai Rp16.650 per liter.

Kenapa harga solar naik pada Oktober 2026?

Pada awal Oktober, harga bahan bakar minyak (BBM) tidak mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya. Pemerintah lewat Kementerian ESDM telah menyatakan bahwa BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan lagi sampai akhir tahun. Untuk saat ini, BBM non-subsidi juga tidak mengalami kenaikan, tetapi kenaikannya bukan tidak mungkin terjadi.

Berapa harga BBM per hari ini?

Per hari ini (Oktober 2026), harga BBM Pertamina di wilayah Jabodetabek adalah: Pertalite Rp10.000/liter, Pertamax Rp15.950/liter, Pertamax Green 95 Rp19.150/liter, Pertamax Turbo Rp19.600/liter, Biosolar Rp6.800/liter, Dexlite Rp23.700/liter, dan Pertamina Dex Rp25.200/liter. Harga BBM nonsubsidi disesuaikan Pertamina setiap tanggal 1 dan dapat berbeda antarprovinsi mengikuti tarif PBBKB masing-masing daerah.

Apakah harga BBM naik di Oktober 2026?

Tidak ada kenaiakan harga BBM yang terjadi pada awal Oktober 2026.

Apakah harga Pertalite naik?

Tidak. Harga Pertalite (RON 90) tetap Rp10.000 per liter dan tidak mengalami perubahan pada penyesuaian Agustus maupun September 2026. Sebagai BBM subsidi, harga Pertalite ditetapkan pemerintah dan cenderung stabil, berbeda dengan BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo dan Dexlite yang dievaluasi berkala mengikuti harga minyak dunia. Pemerintah melalui Menteri ESDM juga telah memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak naik hingga akhir 2026, sehingga memberi kepastian biaya bagi rumah tangga maupun operasional bisnis.

Berapa persen kenaikan bensin Pertamax?

Harga Pertamax (RON 92) sempat naik sekitar 32% pada 10 Juni 2026, dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Setelah itu harganya turun Rp300 menjadi Rp15.950 pada 1 Agustus 2026, atau setara penurunan 1,85%. Pada penyesuaian 1 September 2026, harga Pertamax tidak mengalami perubahan dan tetap Rp15.950 per liter di wilayah Jabodetabek. Kenaikan September justru terjadi pada Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Tidak ada kenaikan lagi pada bulan Oktober 2026. 

Bagaimana cara berhemat ketika harga BBM naik?
  • Jaga tekanan ban sesuai standar agar konsumsi bahan bakar lebih efisien
  • Hindari akselerasi mendadak dan jaga kecepatan konstan
  • Kurangi beban berlebih di kendaraan
  • Rutin servis mesin dan ganti filter udara
  • Rencanakan rute untuk menghindari kemacetan

Bagi pengelola armada, pemborosan BBM sering kali tidak diketahui. Rute yang tidak efisien, idle time berlebih, hingga penyalahgunaan bahan bakar bisa menambah beban biaya operasional setiap bulan. Sistem GPS tracking dan manajemen armada membantu memantau konsumsi BBM secara real-time sehingga penghematan dapat terukur.

Kenapa harga BBM nonsubsidi bisa berubah setiap bulan?

Harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Series dan Dexlite dievaluasi secara berkala mengikuti mekanisme Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Dua faktor utama yang memengaruhi adalah pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ketika harga minyak global melandai, harga BBM nonsubsidi cenderung terkoreksi turun, dan sebaliknya akan naik saat harga minyak menguat. Karena itu, penyesuaian umumnya diumumkan setiap tanggal 1 dan besarannya bisa berbeda antarprovinsi mengikuti tarif PBBKB masing-masing daerah. Bagi pengelola armada, fluktuasi bulanan ini membuat biaya bahan bakar sulit diprediksi jika hanya mengandalkan laporan manual, sehingga pemantauan konsumsi secara real-time menjadi penting agar anggaran tetap terkendali.

Table of Contents

Diskusikan kebutuhan armada Anda dengan spesialis kami

Blog Content Form

Jangan ketinggalan update terbaru

Dapatkan artikel dan insight langsung ke email Anda.

Signup Newsletter

"* " menunjukkan ruas yang wajib diisi