Home Wawasan Blog Waspada Highway Hypnosis, Hilang Kesadaran Sesaat Ketika Mengemudi

Waspada Highway Hypnosis, Hilang Kesadaran Sesaat Ketika Mengemudi

PUBLISHED

READING TIME

Waspada_Highway_Hypnosis_Hilang_Kesadaran_Sesaat_Ketika_Mengemudi
Poin penting:
  1. Waspadai highway hypnosis yang bisa menyerang pengemudi berpengalaman sekalipun meski tidak merasa mengantuk
  2. Atur peringatan batas waktu mengemudi 4 jam sesuai UU untuk pastikan pengemudi beristirahat sebelum berisiko
  3. Gunakan kamera AI untuk deteksi kelelahan dan menguap secara otomatis sebelum kecelakaan terjadi

Tahukah Anda, ternyata mengemudi di jalan yang lurus, panjang, dan rata juga berisiko bahaya? Salah satu yang umum terjadi adalah Driving Without Awareness (DWA) atau lebih dikenal dengan highway hypnosis. Highway hypnosis adalah keadaan saat pengemudi hilang kesadaran sesaat ketika mengemudi dan beralih ke mode “autopilot”.

Fenomena ini sering disalahartikan sebagai kelelahan pengemudi (driver fatigue). Namun, highway hypnosis bisa terjadi meskipun pengemudi sudah beristirahat cukup dan tidak merasa lelah sama sekali. Selama mengemudi dengan mode highway hypnosis, mata pengemudi tetap terbuka tetapi seperti terhipnotis. Saat pengemudi “bangun” atau dalam kondisi sadar sepenuhnya, dia tidak dapat mengingat periode ketika mengemudi dalam keadaan highway hypnosis.

Kondisi highway hypnosis ini disebabkan oleh situasi monoton yang dialami pengemudi, misalnya terlalu lama berkendara di jalur yang lurus, panjang, dan rata. Tak selalu jalur seperti itu, kondisi ini juga bisa terjadi saat pengemudi melintasi jalur yang sudah sangat dia kenal dan situasinya sama, selama berkali-kali atau bertahun-tahun.

Berdasarkan tingkat kesadaran, highway hypnosis ini terjadi saat otak dalam rentang tengah hingga bawah dari gelombang Alfa. Rentang frekuensi gelombang Alfa adalah 8-12 Hertz, yakni saat otak dalam kondisi sangat relaks, misalnya saat sedang melamun, bermeditasi, atau mendengarkan musik lembut. Gelombang Alfa dapat dikatakan adalah gelombang saat otak dalam status istirahat, yang membuat perasaan tenang dan mental stabil. Kondisi Alfa tidaklah ideal untuk mengemudi kendaraan.

Deretan truk dan mobil di jalan raya saat senja

 

Highway hypnosis ini perlu dihindari karena pengemudi tidak sadar, yang berpotensi kehilangan kendali atas kendaraan, khususnya saat terjadi sesuatu secara mendadak. Dalam kondisi highway hypnosis, respons pengemudi akan lambat sehingga berkemungkinan besar gagal mengantisipasi situasi tak terduga dan menyebabkan kecelakaan.

Bagaimana cara mencegahnya? Pengemudi harus keluar dari situasi monoton atau kebosanan saat mengemudi, yang merupakan penyebab utama dari highway hypnosis. Beberapa cara yang bisa dilakukan, di antaranya berkendara ditemani orang lain agar dapat mengobrol saat merasa bosan, mendengarkan radio atau daftar lagu dengan tempo bervariasi (khususnya upbeat), dan mengunyah permen karet atau menggerak-gerakkan tubuh sedikit.

 

Selain itu, pengemudi perlu menghindari mengemudi terlalu lama dan memperbaiki postur duduk untuk mengoptimalkan aliran darah ke seluruh tubuh. Untuk memastikan pengemudi tidak menyetir berturut-turut melebihi jumlah jam yang diizinkan, misalnya 4 jam sesuai saran pemerintah, Anda dapat memasang Cartrack pada kendaraan dan mengatur peringatan waktu mengemudi berlebihan. Anda pun dapat menambahkan kamera berteknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendeteksi jika pengemudi kelelahan (fatigue) atau menguap (yawn). Untuk info lebih lanjut seputar sistem manajemen armada Cartrack dan fitur-fitur yang kami sediakan, silakan kirim pesan kepada kami di sini.

Pertanyaan yang sering diajukan (FAQ)

Table of Contents

Diskusikan kebutuhan armada Anda dengan spesialis kami

Blog Content Form

Jangan ketinggalan update terbaru

Dapatkan artikel dan insight langsung ke email Anda.

Signup Newsletter

"* " menunjukkan ruas yang wajib diisi