Lintas Shuttle
70+
Different EV models successfully integrated
3,300+
Cakupan Bisnis
Tantangan
- Keterlambatan dan Penyimpangan Rute Armada yang Berdampak pada Kepuasan Penumpang
Tim operasional Lintas Shuttle kesulitan mengetahui penyebab pasti keterlambatan armada. Driver kerap mengambil rute alternatif tanpa koordinasi untuk menghindari kemacetan atau karena kebiasaan. Akibatnya, waktu tiba menjadi tidak konsisten, penumpang menunggu lebih lama di titik jemput, dan komplain dari penumpang meningkat. - Keterbatasan Visibilitas Real-Time Armada
Posisi armada Lintas Shuttle hanya diketahui melalui laporan driver via telepon atau pesan singkat. Tim operasional tidak memiliki visibilitas untuk mengetahui apakah kendaraan sudah berangkat, sedang terjebak kemacetan, atau berhenti terlalu lama di luar rute operasional. - Koordinasi Armada dan Jadwal Antar Rute yang Kompleks
Lintas Shuttle mengelola berbagai jenis perjalanan: shuttle reguler, antar-jemput bandara, rental harian, hingga pengiriman paket. Masing-masing memiliki prioritas dan durasi berbeda. Tanpa sistem terpusat, dispatcher harus mengandalkan komunikasi manual dan pencatatan terpisah untuk memastikan ketersediaan unit. - Perilaku Berkendara yang Tidak Konsisten dan Risiko Keselamatan
Sebagai layanan angkutan penumpang, standar keselamatan menjadi krusial. Namun, tanpa data perilaku berkendara, pelanggaran seperti kecepatan berlebih, pengereman mendadak, atau penggunaan kendaraan di luar jam tugas sulit dibuktikan. Risiko kecelakaan dan ketidaknyamanan penumpang menjadi perhatian utama manajemen. - Tingginya Biaya BBM dan Minimnya Kontrol Konsumsi
Lintas Shuttle melakukan operasional antar kota dengan intensitas yang tinggi sehingga membuat BBM menjadi komponen biaya terbesar. Perusahaan kesulitan membedakan konsumsi normal dengan pemborosan, waktu idle berlebihan, atau potensi penyimpangan BBM di lapangan - Pelaporan dan Validasi Pekerjaan yang Lambat
Pelaporan perjalanan, jam operasional, dan penggunaan kendaraan masih dilakukan secara manual sehingga kerap terjadi benturan jadwal atau kekosongan unit. Hal ini menyulitkan evaluasi kinerja serta analisis untuk perencanaan operasional di kemudian hari.
Solusi
- Real-time Tracking & Fleet Visibility Dashboard
Cartrack memberikan visibilitas real-time terhadap seluruh armada. Tim operasional dapat memantau posisi kendaraan, status perjalanan, serta memastikan armada memulai dan menyelesaikan rute sesuai jadwal. Informasi ini juga digunakan untuk memberikan estimasi waktu tiba yang lebih akurat kepada penumpang.
- Route History
Data riwayat perjalanan memungkinkan manajemen mengevaluasi rute yang ditempuh driver, mengidentifikasi penyimpangan, serta menetapkan rute standar untuk setiap layanan. Hal ini membantu mengurangi waktu tempuh tidak perlu dan meningkatkan konsistensi layanan.
- Route Optimisation
Dengan menggunakan rute terbaik yang disarankan oleh sistem, Lintas Shuttle dapat menghindari rute tidak efisien, titik rawan macet, dan area pembatasan tertentu. Dampaknya adalah peningkatan ketepatan waktu shuttle dan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi penumpang.
- Driver scorecards & Pembinaan Keselamatan
Pemantauan perilaku berkendara disajikan dalam bentuk skor driver. Data ini digunakan untuk program pembinaan terarah terkait kecepatan, pengereman, dan akselerasi pengendara selama di perjalanan. Hasilnya, kedisiplinan driver meningkat dan risiko kecelakaan dapat ditekan.
- Fuel Sensor & Manajemen BBM
Cartrack menyediakan visibilitas penuh terhadap pengisian dan konsumsi BBM. Setiap anomali dapat segera ditindaklanjuti, sehingga membantu perusahaan mengurangi pemborosan, mencegah pencurian BBM, dan mengontrol biaya bahan bakar.
- Full reporting & Validasi Operasional
Laporan komprehensif memudahkan manajemen memvalidasi jam operasional kendaraan, mendukung penagihan layanan rental, serta menyediakan data historis untuk analisis dan perencanaan rute.
- Live Vision
Kamera kendaraan memberikan bukti visual saat terjadi insiden selama perjalanan. Fitur ini berguna untuk meningkatkan keamanan penumpang, mempercepat investigasi, serta membantu manajemen memastikan standar pelayanan driver tetap konsisten.
Hasil
Skala Operasional
150 kendaraan aktif
Beroperasi di rute antarkota dan bandara utama. Melayani perjalanan penumpang, rental, dan pengiriman paket setiap hari
Minimalisir Biaya 3%
Penurunan biaya operasional melalui kontrol BBM dan kepatuhan rute
Efisiensi 10%
Peningkatan produktivitas armada dan koordinasi dispatcher
Keselamatan Berkendara 60%
Penurunan tingkat kecelakaan melalui pemantauan perilaku driver
Peningkatan Kepuasan Pelanggan 10%
Peningkatan kepuasan penumpang berkat ketepatan waktu dan layanan yang lebih konsisten
- Transportation










