5 Parameter Umum untuk Lacak Produktivitas Penggunaan Kendaraan dalam Lingkup Armada

1 Ags 2022

Ada banyak parameter yang bisa digunakan untuk mengevaluasi penggunaan kendaraan dalam konteks produktivitas armada perusahaan. Akan lebih memudahkan dan akurat jika data untuk setiap parameter ini dapat diambil dan dianalisis secara otomatis, seperti jika Anda menggunakan fleet management system, dibandingkan jika dikumpulkan dari dokumen kertas atau spreadsheet. Berikut ini beberapa parameter umum yang tersedia di fleet management system, yang bisa Anda amati untuk melacak produktivitas setiap kendaraan armada Anda.

 

1. Jarak Tempuh

Data odometer ini digunakan untuk membandingkan jarak tempuh per jenis atau grup kendaraan dalam armada Anda, misalnya grup motor, truk mixer semen, atau mobil operasional. Objek yang dibandingkan ini penting karena menentukan rata-rata produktivitas. Truk mixer semen akan memiliki pembacaan odometer yang berbeda dengan truk logistik, meskipun keduanya digunakan selama periode waktu yang sama. Dengan membandingkan jarak tempuh per grup kendaraan, Anda dapat mengetahui rata-rata jarak tempuh harian per grup kendaraan dan melihat kendaraan mana yang jarak tempuhnya di bawah rata-rata.

2. Durasi Operasional

Parameter ini membantu Anda memahami produktivitas kendaraan lebih jauh. Dalam satu hari kerja, Anda mungkin akan menemukan durasi operasional yang berbeda antara kendaraan untuk pengiriman jarak dekat dan jarak jauh, atau kendaraan dengan jumlah perhentian sedikit dengan yang lebih banyak. Semakin banyak perhentian, semakin kecil durasi operasional kendaraan, misalnya karena kendaraan dimatikan untuk menurunkan barang. Anda dapat melihat rata-rata durasi operasional harian dibandingkan dengan jumlah jam kerja per hari dan menilai apakah itu efektif.

3. Durasi Idle

Salah satu parameter yang perlu Anda perhatikan dari durasi operasional adalah durasi idle. Idle adalah kondisi di mana mesin dibiarkan menyala saat kendaraan dalam posisi berhenti. Idle dapat dibedakan atas idle produktif dan idle tidak produktif. Idle tidak produktif, misalnya sopir menyalakan mesin untuk beristirahat di dalam kendaraan. Idle produktif, misalnya operator sedang mengoperasikan pengeruk tetapi posisi ekskavator diam di tempat. Anda dapat mempertimbangkan produktivitas jam kerja dengan membandingkan rata-rata durasi idle yang tidak produktif dan rata-rata durasi operasional harian.

4. Durasi Penggunaan PTO

Bagi Anda yang memiliki armada alat berat, Anda perlu memasang sensor power take-off (PTO) untuk dapat membedakan idle produktif dan tidak produktif. Sensor PTO ini dipasang untuk mendeteksi aktivitas fitur periferal alat berat, seperti derek pada truk, tuas bak pada dump truk, dan pengeruk pada ekskavator. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui apakah alat berat ketika alat berat idle. menghitung berapa durasi yang benar-benar produktif dari total durasi operasional alat berat.

5. Jumlah Perhentian

Parameter ini dapat mengindikasikan jumlah trip atau tugas yang diselesaikan, khususnya untuk armada pengiriman. Dengan melihat jumlah perhentian dan memfilternya hanya untuk yang berkaitan dengan penugasan, Anda dapat mengetahui rata-rata penyelesaian tugas per harinya. Anda juga dapat memperhitungkan rata-rata waktu yang dihabiskan per perhentian. Tentu saja, Anda perlu membedakan kendaraan pengiriman jarak dekat, jarak menengah, dan jarak jauh agar perbandingan jumlah perhentian sepadan. Dengan begitu, Anda dapat menetapkan standar produktivitas yang tepat sasaran.

 

Memahami produktivitas penggunaaan kendaraan akan membantu Anda mengungkap tantangan dalam operasional armada dan mendapatkan solusi yang efektif. Melalui statistik, laporan pintar, dan data analitik, fleet management system Cartrack memberikan Anda wawasan signifikan mengenai produktivitas penggunaan kendaraan armada Anda. Kirim pesan kepada kami di sini dan dapatkan kesempatan demo produk dari tim Cartrack untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana platform kami dapat bermanfaat bagi Anda.

Secondary Navigation: 
Facebook

Timur Tengah

Amerika